Jadi Satu-Satunya Paslon Independen, WaRu Tak Minder Saat Jalani Tes Tertulis Bersama

RAKYATMETRO.COM – Tahapan tes psikiatri dilalui bagi pasangan bakal calon kepala, daerah di Lampung yang sudah mendaftar di KPU. Dilakukan hari ini, Minggu (6/9/2020) diikuti oleh sebanyak 47 orang yang digelar di RSU. Abdoel Moeloek, Bandar Lampung.

Tes ini merupakan lanjutan dari tes medis yang digelar satu hari sebelumnya. Sesuai jadwal tahapan KPU tes dilakukan pukul 08.00 WIB – 20.00 WIB.

Baca Juga

Secara teknis untuk tes psikometri tertulis dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh peserta, dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 10.00 WIB. Sedangkan untuk wawancara psikometri dilakukan secara pribadi bergiliran sejak pukul 11.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB, yang mana setiap orang mendapat jatah tes 1 jam.

Pasangan Bakal Calon Walikota Metro dan Wakil Walikota Metro, Dokter Wahdi – Qomaru Zaman, menjadi satu satunya pasangan independen diantara pasangan lain. Meskipun begitu WaRu mengaku tidak minder saat menjalani tes, karena menurut WaRu semua peserta tes merupakan teman akrab.

“Alhamdullilah enggak (minder, red) kita kenal semua waktu tes, dengan Bang Riko, kemudian Mas Nanang, apalagi Mas Nanang, karena saya dulu jadi korlap waktu Tsunami di Kalianda, samping kiri saya Bunda Eva kanan Bang Riko, semuanya saya akrab,” katanya.

Di hari sebelumnya, Sabtu (5/5/2020) pasangan WaRu juga terlihat rileks dalam menjalani berbagai macam pemeriksaan medis, karena pasangan WaRu oleh warga Metro dikenal aktif berolahraga dan menjaga kesehatan sehari-hari.

Ketika diwawancarai, Dokter Wahdi nampak ceria. “Alhamdullilah berada di RS. Abdoel Moeloek jam 7.30 sudah tiba, menunggu waktu yang dijadwalkan. Semalam puasa, tidak boleh mengkonsumsi makanan dalam bentuk karbohidrat protein makanan padat cukup minum air putih, bangun biasa jam 3, sholat malam, sholat subuh, lalu olahraga sebentar, lalu mempersiapkan diri, itu merupakan kebiasaan,” katanya.

Menurut Dokter Wahdi yang juga Ketua Forum Rumah Sakit Ibu dan Anak Lampung, bahwa kebiasaan olahraga tak bisa ditinggalkannya. “Sehari 15-20 menit itu sudah mempertahankan stamina kita, saya biasanya bersepeda dan berenang juga, itu hal yang rutinlah saya kira,” katanya.

Di tempat yang sama, Pak Qomaru yang juga merupakan mantan pejabat di lingkup Kementrian Agama mengatakan, ibadah harus tetep di jaga di tengah aktifitas pendaftaran yang padat. “Jam 12 tadi malam sudah istriahat puasa, bangun jam 2 sholat tahajud, sholat subuh, kita serius menjaga stamina kita lebih fit lagi, karena bagaimanapun kesehatan nomor satu dalam perjuangan WaRu. Dan tak lupa ibadah, meskipun tahapan pendaftaran ini cukup luar biasa,” katanya.(red)

LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *