Walikota Metro Dicecar Sejumlah Catatan Pada Pandangan Umum Fraksi

RAKYATMETRO.COM – Sejumlah Fraksi DPRD Kota Metro berikan catatan ke Walikota pada Rapat Paripurna pandangan umum LKPJ 2019, di Gedung Dewan, Selasa (30/6).

Diantaranya, fraksi PKS yang meminta penjelasan walikota terkait dengan capaian belanja modal pada jalan, irigasi dan jaringan yang hanya mencapai Rp87,11 persen. Ada dana sebesar Rp11,4 milyar yang tidak terserap dan menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, beberapa ruas jalan di Kota Metro saat ini masih mengalami rusak parah.

Selain itu fraksi PKS juga mempertanyakan capaian belanja tidak langsung pada belanja pegawai di Dinas Pendidikan yang hanya 92,63 persen. Ada dana senilai Rp10,6 milyar yang tidak terserap pada belanja tidak langsung. Selanjutnya, PKS juga meminta Pemkot untuk tidak lengah setelah berhasil meraih WTP kesepuluh kalinya. “Harus lebih meningkat lagi kinerjanya,”ucap Wasis juru bicara PKS di dewan kemarin.

Baca Juga

Senada dengan Fraksi Amanat Bangsa yang memberi catatan agar predikat WTP untuk tidak menjadikan lengah. Lalu, juga meminta walikota untuk membuat data base pendapatan asli daerah. Hal tersebut terceramin banyak kontribusi daerah yang gagal, diantaranya masukan retribusi dari pengujiankendaraan bermotor yang tidak bisa memberikan kontribusi retribusi sama sekali. “Untuk retribusi pengujian kendaraan bermotor 0 persen,”tutur Jubir fraksi Amanat Bangsa Wahid Asngari.

Fraksi Amanat Bangsa juga meminta walikota untuk meningkatkan kordinasi dan komunikasi. “Jangan sampai ada proyek pembangunan di kelurahan yang lurahnya tidak mengetahui, baru tau jika sudah ada permasalahan,”tandasnya.

Sementatra dari Fraksi Golkar meminta walikota untuk menata dan mendata ulang seluruh aset daerah. Lalu mengharap walikota untuk memvokuskan visi kota pendidikan dan wisata keluarga.

Begitu pula dengan Fraksi PDI-P yang memiunta walikota untuk terus menggali dan meningkatkan sumber pendapat daerah dan mempertanyakan pungutan PBB yang menjadi problem.

Lain lagi dengan fraksi Nasdem yang memberi catatan meminta walikota untuk meningkatakan pengawasan terkait pembangunan fisik agar bisa berkualitas.

Hal senada juga disampaikan Fraksi Demokrat yang meminta agar walikota menyikapi pekerjaan yang dilakukan OPD belum selesai. “Jangan sampai ada alasan tidak selesai sesuai dengan waktunya,”ucap Jubir Demokrat Basuki Rahmat. (ika)

LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *