Bupati Lamteng Sampaikan LKPj Bupati Tahun 2018

Bupati Lamteng Sampaikan LKPj Bupati Tahun 2018. (Foto Ist)

RAKYATMETRO.COM, LAMTENG — Loekman Djoyosoemarto, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2018, pada Rapat Paripurna DPRD Lamteng digedung dewan setempat, Selasa (02/04/2019).

Dalam penyampaiannya, Loekman mengatakan bahwa arah kebijakan umum pemerintah daerah mengacu pada RPJMD tahun 2016-2021, dengan visi pembangunan  terwujudnya Lampung Tengah sebagai lumbung pangan yang Aman, Maju, Sejahtera dan Berkeadilan, yang di jabarkan berbagai Misi, Strategi, Kebijakan dan Prioritas Pembangunan Daerah, yang rencananya akan dilaksanakan bertahan dan berkesinambungan selama lima tahun.

Kemudian, dalam hal keuangan daerah sendiri Pemda mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku, yang inplementasi pengelolaan keuangan daerah tersebut diwujudkan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah, yang dibahas dan disetujui bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Lampung Tengah.

“LKPJ akhir tahun anggaran 2018 disusun dalam rangka memenuhi kewajiban kepala daerah yang didasari undang-undang Nomor 23 Tahun 2014. Dan untuk pengelolaan keuangan daerah didasarkan pada hasil perhitungan sementara laporan realisasi anggaran tahun 2018,” terangnya.

Loekman juga menyampaikan bahwa pendapatan daerah tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp. 2.546.700.281.403,00, dengan realisasi sebesar Rp.2.474.608.077.334,00 atau sebesar 97,17 persen dari target pendapatan daerah. Realisasi tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 165.411.403.889,54, Dana perimbangan sebesar Rp. 1.808.255.062.561,00, lain lain pendapatan yang sah Rp 496.571.666.757,06.

Untuk Belanja Daerah tahun 2018 ditargetkan sebesar Rp. 2.600.914.765.683,00 dengan realisasi sebesar Rp. 3.388.867.281.594,57, atau sebesar 91,85 persen dari target belanja daerah. Ralisasi tersebut dipergunakan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp. 1.469.643.931.275,86 yang digunakan untuk gaji pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bantuan keuangan pemerintah provinsi, serta belanja tak terduga.

Sedangkan belanja langsung sebesar Rp.919.223.395.318,71 digunakan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan pada bidang urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib non tunai pelayanan dasar, urusan pilihan dan urusan penunjang pembiayaan daerah. Sisa lebih pembiayaan anggaran daerah (silpa) tahun 2018 sebesar Rp. 139.955.235.020,15. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *