Baru dikerjakan,Proyek Lapen CV.Reget Pasundan Sudah Rusak

RAKYAT METRO.COM, TUBABA – Lampung-Warga Tiyuh(Desa) Sumber Rejo, Kecamatan Lambu Kibang, kabupaten Tulangbawang Barat mengeluhkan kualitas lapen yang diduga Asal jadi.

Namun keluhan warga tiyuh Sumber Rejo itu seakan-akan tidak dihiraukan oleh rekanan pemilik Proyek peningakatan jalan lapen tersebut,parahnya lagi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tulangbawang Barat melalui sekretaris komisi C Roni yang sempat meninjau pekerjaan tersebut agar kualitasnya diperbaiki, tidak mendapatkan respon seakan-akan menyepelekan jeritan warga tiyuh tersebut dan DPRD.

Terbukti dari pantauan dilapangan pekerjaan proyek lapen tersebut sudah banyak titik-titik yang rusak, terlebih warga tiyuh setempat melihat langsung jalan lapen yang rusak tersebut.

“Ini proyek belum apa-apa sudah rusak, kita kan sudah bilang proyek ini kualitasnya gak bagus sesuai dengan apa yang kami sampaikan pada saat selesai pekerjaan proyek ini. kok bisa diterima, emang gak di respon apa permintaan warga agar diperbaiki, saya gak tau sudah di PHO apa belum, pekerjaan seperti ini kebangetan kalau di PHO,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu(30/12/2018).

Baca Juga

Menurutnya, ada pengawasan serta ketegasan tersendiri yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten Tulangbawang Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) dengan tidak melakukan Provisional Hand Over (PHO) terlebih dahulu sebelum kroscek kualitas yang sebenarnya terhadap proyek Lapen Milik CV.Reget Pasundan Lampung yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut.

“Saya berharap pemerintah cepat tanggap dengan pekerjaan ini, dari pemasangan saja gak sesuai apalagi hanya menghabiskan aspal 27 drum saja sepanjang 1200 Meter, karena ada tempat yang kami minta dikasih batu Onderlagh yang sudah disepakati konsultan pengawas yang disampaikan kepala Tiyuh, tapi nyatanya mana yang ada sudah rusak, sudah tabur batu jalan ini. Saya juga berterima kasih dewan bisa respon langsung Kroscek pekerjaan ini tapi kami juga minta agar bisa ditindaklanjuti,”ucapnya.

Mendengar hal itu Sekretaris Komisi C Kabupaten Tulangbawang Barat Roni
sangat kecewa dengan rekanan, Ia akan lakukan koordinasi dengan Ketua Komisi C untuk dilakukan pemanggilan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tubaba atas pekerjaan Lapen CV.Reget Pasundan Lampung tersebut.

“Kita coba berkoordinasi dengan ketua dan teman-teman yang lain di Komisi C, waktu saya turunkan saya minta agar dapat diperbaiki apa yang menjadi keluhan warga, saya turun waktu itu saja pekerjaan itu gak beres tapi seolah-olah menyepelekan kalau seperti ini, kenapa PU membiarkan rekanan merajalela seperti itu, ini sudah gak bisa dibiarkan, segera kita panggil,”tegasnya.(can)

LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *