Sejak 2017 Anggaran Sudah Ada, E-Parkir Sumur Bandung Belum Terealisasi

Ketua Komisi III DPRD Kota Metro Hendri Susanto

RAKYATMETRO.COM -Komisi III DPRD Metro mendesak agar pembangunan E-Parkir di Sumur Bandung direalisasikan tahun ini juga. Hal itu mengingat anggarannya sudah diketuk palukan dewan sejak 2017 lalu.

Hal tersebut diutarakan Ketua Komisi III Hendri Susanto, di Dewan, Jumat (9/11). Menurutnya, dewan mengaku kecewa, lantaran program E-Parkir yang dimaksudkan untuk mendukung kontribusi PAD dibuat molor.

Kita mintakan Pemkot untuk merealisasikan di 2018 ini, karena sudah dianggarakan sejak 2017 lalu. Kita tunggu realisasinya,ucapnya.

Hal senada juga diutarakan Zas Dianur Wahid yang juga anggota Komisi III DPRD. Ia mengatakan E-Parkir di Sumur Bandung sudah menjadi sorotan dewan. Kenapa hingga kini belum juga direalisasikan, ada apa,tuturnya.

Dewan berharap E-Parkir merupakan salah satu upaya untuk menekan maraknya parkir ilegal di Kota Metro. Untuk bisa mengoptimalkan pendapatan daerah melalui retribusi parkir diperlukan adanya sistem E-Parkir. Dicontohkan yang sudah berjalan di Rumah Sakit A.Yani Metro. Melalui sistem E-Parkir pendapatannya menjadi optimal dan sudah teruji.

Sementara Plt Kadis Dinas PerhubunganKota Metro Komarudin mengatakan rencana pembangunan E-Parkir di Sumur Bandung akan direalisasikan tahun ini juga. Kita sedang menunggu penawarnya, kini dalam proses lelang,ujarnya Hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari ULP (unit pelayanan pengadaan).

Menurutnya jika sampai tidak ada penawarnya, maka proyek yang didanai APBD senilai Rp570 juta yang peruntukkan pekerjaan pengadaan dan kontruksi tersebut terpaksa diundur dibangun pada 2019 mendatang.

Diakuinya, sudah dua kali mengalami gagal lelang. Ini untuk yang ketiga kalinya, mudah-mudahan ada penawarnya. Kita tetap akan menegakkan aturan yang berlaku dan menyesuaikan dengan aturan. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *