Reses Dapil Metro Utara Warga Usulkan Peningkatan Jalan Lingkungan, dan Drainase

Reses Dapil Metro Utara Warga Usulkan Peningkatan Jalan Lingkungan, dan Drainase . (Foto Ist)

RAKYATMETRO.COM, METRO -Tak beda dengan Dapil lainnya, ternyata di Dapil Metro Utara warga juga menginginkan adanya peningkatan status jalan lingkungan, drainase serta penerangan lampu jalan.

Hal tersebut terungkap dari hasil reses DPRD di wilayah Dapil Metro Utara, Rabu malam (7/11). Keluhan warga yang ditangkap empat anggota dewan asal Dapil Metro Utara, Wiwin Septiani, Zas Dianur Wahid, M. Fermanto dan Melinda menginginkan adanya peningkatan jalan dari tanah menjadi onderlag, dan dari onderlag menjadi hotmik.

Selain itu untuk mengatisipasi daerah rawan banjir warga membutuhkan pembangunan drainase, disamping perlunya penambahan lampu penerangan jalan didaerah yang dianggap potensi rawan.

Sedangkan untuk jalan lingkungan ada dua lokasi di Banjarasri untuk dionderlag. Pasalnya, hingga kini belum tersentuh oleh Pemkot. Untuk lampu penerangan jalan warga Banjarsari meminta untuk dipasang di Jalan Puyuh arah perbatasan Lamteng, sedang di Puwosari di Jalan Tupai. Kedua jalan itu dirasakan warga berpotensi rawan. Sementara untuk pembangunan drainse terutama di daerah Purwosari.

Warga di Purwosari dan Banjarsari mendambahkan ketiga keluhan tersebut. Itu akan kami upayakan bisa terakomodir pada anggaran 2019 mendatang,tutur Zas Dianur Wahid, saat menggelar reses dikediamannya, di Purwosari.

Hal yang sama juga diakui Wiwin Septiani dan Melinda. Warga di Banjarsari memerlukan adanya sentuhan tangan pemerintah untuk meningkatkan status jalan lingkungan, serta penerngan lampu jalan dan drainse. Hal tersebut guna membuka akses perekonomian warga, selain itu mengantisipasi rawan banjir dan rawan kejahatan serta kecelakaan.

Dikatakan Wiwin keluhan warga tersebut menjadi masukan reses untuk dicarikan solusinya agar bisa direalisasikan anggaran 2019 mendatang. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *