Ditemukan 500 Anak Alami Putus Sekolah Di Metro

Foto Ilustrasi

Rakyat Metro – DPRD Metro merespon temuan Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FPKBM), yang menyatakan sedikitnya 500 anak putus sekolah menyebar di Kota Metro. Sementara Kota Metro sudah meniadakan Paket A.

Dewan meminta dinas pendidikan setempat menyikapinya. Kita meminta dinas pendidikan untuk mencarikan solusinya, karena bisa berimbas pada indek pendidikan Kota Metro dan sebagai kota pendidikan,ujar Wakil Ketua Komisi I yang juga mantan pengurus Dewan Pendidikan Nasrianto Efendi di ruang kerjanya, Selasa (7/8).

Menurutnya, tertera dalam program pendidikan nasional dan peraturan daerah untuk mewajibkan sekolah bagi anak-anak. Dikatakannya, bukan sedikit 500 anak lebih kedapatan putus sekolah di Kota Metro ini. Sementara Metro telah mencanangkan meniadakan paket A lantaran telah bebas dari paket A tersebut. Ini masalah yang harus ditangani, dan semestinya harus dicarikan solusinya untuk agar anak-anak tersebut bisa bersekolah,ucapnya.

Upaya yang harus dilakukan salah satunya adalah Dinas melakukan kerjasama dengan Kabapaten Lamtim dan Lamtim untuk Paket A, B dan C. Hal itu mengingat Metro telah mencanangkan meniadakan paket diderahnya. Dari FPKBM juga siap membantu untuk mencarikan solusinya,tuturnya. Mereka sudah bertemu langsung dengan dewan. Ini data yang putus sekolah di Kota Metro, yakni mencapai 500 lebih yang menyebar se-Kota Metro,tambahnya.

Menurut Politisi PKS Nasrianto, Dewan meminta kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan analisis terhadap data lebih dari 500 anak yang putus sekolah mulai SD, SMP dan SMA. Kita siap membantu juga untuk mencarikan solusinya, dengan duduk bareng bersama pakar pendidikan, stoke holder, dewan pendidikan dan dinas pendidikan,tuturnya. Hal itu guna mencarikan jalan keluar agar mereka tetap bisa bersekolah. Sementara diketahui mayoritas penyebab putus sekolah adalah faktir ekonomi keluarga. (gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *