DPRD Pertanyakan Adanya Sumber PAD yang Menurun

DPRD Pertanyakan Adanya Sumber PAD yang Menurun dalam rapat paripurna LKPj 2017. (RAKYAT METRO/AGUS)

RAKYAT METRO – DPRD Kota Metro mempertanyakan walikota adanya sumber pendapatan daerah yang menurun. Diantaranya, dari pendapatan pemanfaatan aset pemkot, retribusi parkir, dan retribusi rekreasi.

Hal tersebut disampaikan sejumlah fraksi di DPRD setempat saat paripurna LKPJ, Senin (9/7) lalu. Sejumlah fraksi menyoroti jika dibanding tahun-tahun sebelumnya maka PAD Kota Metro mengalami penurunan. Terutama terjadi dari sektor retribusi aset Pemkot, parakir dan rekreasi.

Kita mempertanyakan kenapa sampai mengalami penurunan di ketiga sektor tersebut,ucap Zas Dinur dari Fraksi PKS di dewan, Rabu (11/7). Politisi PKS tersebut meminta walikota untuk menjelaskannya.

Baca Juga

Hal senada juga disampikan Ketua Fraksi Gerindra Ridhuan Sori Moen Ali. Ia mempertanyakan potensi parkir di Metro maraknya luar biasa, tetapi masukannya tidak sesuai yang ditargetkan. Karenanya, retribusi tersebut harus ditingkatkan lagi.

Begitu pula Fraksi PDI-P Basuki. Menurutnya masih banyak potensi sumber pendapatanan daerah yang belum tergali. Untuk itu ia meminta perhatian pemkot untuk dapat memaksimalkan pendapatan asli daerah.

Sementara Walikota Metro mengatakan akan mengevaluasi terkait pendapatan daerah yang belum maksimal. Kami akan mengevaluasi terhadap pelaksanaan pemasukan PAD agar bisa maksimal,ucap Walikota A.Pairin.

Menurutnya, dengan dibangunnya Gedung MCC, otomatis gedung wanita tidak ada lagi masukannya. Sedangkan terkait parkir, dengan dibangunnya E-Parkir BLUD Rumah Sakit umum juga tidak lagi memberikan masukan, karena sudah dikelola rumah sakit langsung. Lalu juga adanya penataan pasar yang dapat mempengaruhi tempat-tempat parkir. (Agus)

LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *